Percepatan Belajar (accelerated learning)

      Ditinjau dari segi kemampuan dan kecerdasan pada taraf luar biasa atau kemampuan di atas rata-rata ada pengelompokkan tingkat kecerdasan belajar yaitu percepatan belajar (accelerated learning).Akselerasi didefinisikan sebagai salah satu bentuk pelayanan pendidikan yang diberikan bagi siswa dengan kecerdasan dan kemampuan luar biasa untuk dapat menyelesaikan pendidikan lebih awal dari waktu yang telah ditentukan (http://pusdiklatdepdiknas.net/dmdocuments/Akselerasi-Hartati.pdf.).

     Akselerasi adalah suatu proses percepatan (acceleration) pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik yang memiliki kemampuan luar biasa (unggul) dalam rangka mencapai target kurikulum nasional dengan mempertahankan mutu pendidikan sehingga mencapai hasil yang optimal.dengan kata lain peserta didik dapat menyesuaikan cara belajarnya lebih cepat dari siswa lainnya (siswa yang mengikuti program regular). Secara singkat akselerasi mengandung pengertian :
1.    Sebagai model pembelajaran yaitu lompat kelas, dimana peserta didik berbakat yang memiliki kemampuan unggul diberi kesempatan untuk mengikuti pelajaran pada kelas yang lebih tinggi.
2.    Kurikulum atau akselerasi program, menunjuk pada peringkasan program sehingga dapat dijalankan dalam waktu yang lebih cepat.Memperoleh konten materi dengan irama yang lebih dipercepat sesuai dengan kemampuan potensial siswa. (http://smpn1bpn.sch.id/index.php?option=com_content&task=view&id=12&Itemid=32)

      Akselerasi pembelajaran di Indonesia telah diterapkan tahun 2002. SLTP tertentu dibenarkan membuka kelas akselerasi, di samping kelas unggul dan kelas regular. Kelas akselerasi merupakan kelas percepatan pembelajaran yang disajikan kepada siswa-siswa yang memiliki kemampuan lebih atau istimewa dengan materi-materi atau mkurikulum yang padat sehingga dalam waktu 2 tahun siswa telah menyelesaikan pendidikannya di SLTP.  Dave meier (2002) menulis beberapa prinsip pokok akselerasi pembelajaran, yaitu :
1.    Adanya keterlibatan total pembelajar dalam meningkatkanpembelajaran. Belajar bukanlah     mengumpulkan informasi secara pasif, melainkan menciptakn pengetahuan secara aktif.
2.    Kerjasama diantara pembelajar sangat membantu meningkatkan hasil belajar .
3.    Belajar berpusat aktivitas sering lebih berhasil daripada belajar     berpusat pada presentase.
4.    Belajar berpusat aktivitas dapat dirancang dalam waktu yang jauh lebih singkat daripada waktu yang diperlukan untuk merancang pengajaran dengan presentase (Martinis, 2006 : 11).

      Pembelajaran yang dipercepat (super accelerated learning) tidak mungkin dilepaskan dari manajemen waktu yang efektif dan efisien (Colin Rose, 2007 : 72). Program percepatan belajar adalah salah satu program layanan pendidikan khusus bagi peserta didik yang oleh guru telah diidentifikasi memiliki kemampuan intelektual umum pada taraf cerdas, memiliki kreativitas dan keterikatan terhadap tugas di atas rata-rata, untuk dapat menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan potensinya (Depdikbud, 2005 : 94).
Akselerasi : memberi kesempatan kepada siswa bersangkutan untuk naik ke tingkat kelas berikutnya lebih cepat (double promotion) satu atau dua kali sekaligus (Oemar Hamalik, 2001 : 186). Dari beberapa pendapat para ahli dapat disintesiskan bahwa akselerasi adalah suatu program layanan pendidikan yang dapat dilakukan pada siswa yang memiliki kemampuan kecerdasan yang tinggi guna mengefisienkan dalam proses belajar mengajar.

       Program percepatan belajar (accelerated learning) adalah salah satu program layanan pendidikan khusus bagi peserta didik yang oleh guru telah diidentifikasi memiliki prestasi belajar sangat memuaskan, dan oleh psikolog telah diidentifikasi memiliki kemampuan intelektual umum pada taraf cerdas, memiliki kreatifitas dan keterikatan terhadap tugas di atas rata-rata, untuk dapat menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar mereka. Waktu yang digunakan untuk menyelesaikan program belajar bagi siswa yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa lebih cepat dibandingkan dengan siswa regular. Pada Sekolah Dasar dari 6 tahun dipercepat menjadi 5 tahun, sedangkan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas  yang 3 tahun dipercepat menjadi 2 tahun Jadi dapat disimpulkan bahwa pendekatan accelerated learning ialah suatu program pembelajaran yang menggunakan pendekatan pembelajaran  dipercepat
Share this article :
 

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | sbrrhapsody | sbrrhapsody Template
Copyright © 2011. sbrrhapsody - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by sbrrhapsody Template
Proudly powered by Blogger